+62 363 21647

Motto : Melayani Dengan SEKSI "Senyum, Efisien, Komunikatif, Sopan, Ikhlas"

Senin, 18 Desember 2017   09:13 WITA

Genjek Massal Catat Rekor Muri

Rabu, 31 Agustus 2016

Kabupaten Karangasem akhirnya berhasil mendapatkan sertifikat Rekor Muri(Musium Rekor Indonesia) dengan mencatat sejarah baru penampilan genjek massalyang melibatkan 15.361 penari.

Jumlah itu merupakan peserta genjek terbanyak di Bali bahkan dunia. BupatiKarangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri pun diberi kehormatan untuk menerima rekorMuri tersebut dari Perwakilan Muri di lokasi pementasan Genjek Massal di TamanSoekasada Ujung, Desa Tumbu, Karangasem, Rabu (10/8).

Sebelumnya, pementasan genjek yang berlangsung mulai pukul 14.00 Witatersebut berjalan dengan lancar dengan penari menyanyikan 3 lagu genjek.Kemudian disusul pementasan fragmentari kolosal dengan mengambil lakon GugurnyaAnak Agung Candra Buana yang merupakan salah satu raja Karangasem.

Warga masyarakat dan tamu undangan pun terkesima dengan pementasan kolosalyang melibatkan puluhan ribu orang tersebut. Nampak Presiden RI ke-6 SusiloBambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono dengan semangat menyaksikan genjektersebut. Hadir pula di barisan VIP Ketum DPP Golkar Setya Novanto yang jugaasyik menonton.

Sementara Gubernur Bali berhalangan hadir sehingga diwakilkan oleh WagubKetut Sudikerta yang diperkenankan untuk membuka secara resmi Genjek Masaltersebut. Ketut Sudikerta dalam kesempatan itu juga menyerahkan bantuan kepadapanitia senilai Rp50 juta.

Sementara Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya menyampaikan terimakasihkepada masyarakat Karangasem yang sudah dengan semangat mengikuti seluruhrangkaian acara. Pihaknya pun memuji masyarakat yang datang dari pukul 11.00Wita dan di tengah terik matahari masih tetap semangat mangenjekan.“Saya apresiasi kepada seluruh masyarkaat Karangasem dan pihak-pihak terkaitkarena kegiatan ini bisa berjalan lancar dan mencatat sejarah dapat penghargaandari Muri,” ungkapnya.

Bupati pun menyampaikan event Genjel Massal akan digelar tiap tahundan masuk kalender pariwisata di Karangasem. Pihaknya menilai bahwa kebersamaanyang terjalin dalam nyayian Genjek merupakan syair yang kental hubunganpersaudaraan yang menumbuhkan keakraban sesama. Oleh karena itu, pihaknyamenilai Genjek perlu dilestarikan sebagai warisan budaya khas Karangasem. “Kitaharus lestarikan budaya asli Karangasem, karena itu adalah kekayaan yang kitawarisi dari nenek moyang kita,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Ida Made Alitmenambahkan, pelaksanaan kegiatan Genjek Massal ini dilatarbelakangi olehadanya potensi wisata yang dimiliki Karangasem yang tidak hanya berupa wisataalam namun juga keseniannya yang salah satunya Genjek tersebut. Selain itu,kesenian Genjek merupakan pusaka warisan leluhur yang memiliki fungsi salahsatunya untuk menjalin persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun persatuansehingga sangat sesuai dan bertepatan dengan pelaksanaan HUT ke-71 KemerdekaanRI. POS BALI