+62 363 21647

Motto : Melayani Dengan SEKSI "Senyum, Efisien, Komunikatif, Sopan, Ikhlas"

Senin, 18 Desember 2017   09:15 WITA

Transmigrasi

Senin, 04 April 2016
TRANSMIGRASI


          Penyelenggaraan Transmigrasi sebagai bagian integral dari pembangunan nasional telah disempurnakan melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian. Perubahan tersebut menegaskan bahwa pembangunan Transmigrasi dilaksanakan berbasis kawasan yang memiliki keterkaitan fungsional dan hierarki keruangan dengan pusat pertumbuhan dalam satu kesatuan sistem pengembangan ekonomi wilayah. Konsekuensi dari perubahan tersebut, maka pembangunan Transmigrasi di tingkat daerah adalah sub sistem dari sistem pembangunan daerah yang secara spesifik merupakan upaya pembangunan Kawasan Perdesaan terintegrasi dengan pembangunan Kawasan Perkotaan dan pengembangan ekonomi lokal dalam rangka meningkatkan daya saing daerah.
        Dalam hal penataan persebaran penduduk dan fasilitasi perpindahan, pelayanan informasi dan peningkatan kapasitas sumber dayamanusia yang terkait dengan upaya pendayagunaan ruang merupakan tantangan yang sangat strategis. Oleh karena itu, Pemerintah dan pemerintah daerah berperan lebih besar dalam pengembangan sumber daya manusia Transmigrasi, baik melalui pelatihan, pendampingan, pemagangan, temukarya, maupun fasilitasi pengembangan usaha produktif. Demikian pula dalam memberikan pelayanan kepada Badan Usaha dan masyarakat, Pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban memberikan pelayanan yang prima sehingga selain mampu menciptakan kemudahan, juga dapat menciptakan iklim usaha yang kompetitif.

Beberapa Istilah dan Jenis Transmigrasi
           Transmigrasi adalah perpindahan penduduk secara sukarela untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menetap diwilayah pengembangan transmigran atau lokasi permukiman transmigrasi. Transmigran dapat dibedakan tiga (3) jenis yaitu: Transmigrasi Umum (TU), Transmigrasi Swakarsa Berbantuan (TSB), Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM)
  • Transmigrasi Umum adalah jenis transmigrasi yang sepenuhnya diselenggarakan oleh pemerinta, yang transmigrasinya mendapat bantuan dan bila perlu mendapat subsidi dari pemerintah.
  • Transmigrasi Swakarsa Berbantuan (STB) adalah jenis transmigrasi yang dirancang oleh pemerintah bekerjasama dengan badan usaha sebagai mitra usaha transmigran, sedangkan pemerintah membantu dalam batas terteentu untuk mendukung agar kemitrausahaannya menjadi layak.
  • Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) adalah jenis transmigrasi yang merupakan prakarsa transmigran yang dilakukan secara perorangan atau kelompok, melaui kerjasama dengan badan usaha atau dikembangkan oleh transmigran atas arahan, layanan dan bantuan pemerintah.
          Permukiman transmigrasi swakarsa mandiri yang disingkat pemukiman TSM adalah pengembangan dan permikiman penduduk atau desa untuk penempatan transmigran dari daerah Provinsi atau Kab/Kota kota lain dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan permukiman atau desa yang bersangkutan.
          Transmigran adalah warga Negara Republik Indonesia yang berpindah secara sukarela ke wilayah pengembangan transmigrasi atau lokasi prmukiman transmigrasi melaui pengaturan dan pelayanan pemerintah. Calon Transmigrasi adalah setiap warga Negara Indonesia yang sudah diseleksi sesuai ketentuan/peraturan yang berlaku untuk tiap jenis transmigrasi yang belum diberangkatkan ke lokasi permukiman.


SYARAT-SYARAT MENJADI TRANSMIGRAN
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berkeluarga
  3. Berusia antara 18 tahun sampai 50 tahun
  4. Belum Pernah bertransmigrasi
  5. Memiliki KTP
  6. Berbadan Sehat
  7. Memiliki Keterampilan sesuai dengan kebutuhan untuk mengembangkan potensi yang ada di lokasi tujuan
  8. Memiliki surat keterangan berkelakuan baik
  9. (SKKB)  dari kepolisian
  10. Lulus seleksi

KRONOLOGIS KEGIATAN TRANSMIGRASI
  1. Penyuluhan/Sosialisasi
Penyuluhan motivasi ataupun pemantapan dilaksanakan lewat:
 -   Media TV, Radio dan Cetak
 -   Secara langsung menuju sasaran/Desa
  1. Pendaftaran
Dilaksanakan di Desa masing-masing, kemudian hasil pendaftaran/permohonan dikirim ke Kabupaten/Kota melaui Kecamatan. Selanjutnya dari Kabupaten/Kota dikirim ke Provinsi.

  1. Seleksi
Setelah adanya informasi yang jelas tentang target dan arah tujuan para pemohon, kemudian diadakan seleksi dari pemohon yang sudah terdaftar bertempat di desa asal atau  dikantor camat masing-masing

  1. Pengasramaan
Pengasramaan dilakukan jika sudah ada kepastian pemberangkatan dari Pusat berupa SPP (Surat Pemberitahuan Pemberangkatan) kepada Daerah asal (Bali) SPP ini diterbitkan berdasarkan STP ( Siap Terima Penempatan) yang dikirim oleh Gubernur Daerah Penempatan  di Kabupaten. Pengasramaan dilaksanakan di provinsi selama kurang  lebih 5 hari untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti pembagian bantuan peralatan. Penyelesaian administrasi, ceramah-ceramah dan lain-lain yang terkait dengan  persiapan pemberangkatan.

  1. Pemberangkatan
Pemberangkatan rombongan transmigrasi dilaksanakan pada hari “H” yang sudah ditentukan disesuaikan dengan pemberangkatan regular kapal penumpang dari Pelabuhan Benoa. Setiap Pemberangkatan rombongan transmigrasi dikawal oleh petugas kabupaten dan petugas Provinsi sampai ke lokasi penempatan.

  1. Penempatan dan Pembinaan
Penempatan dan Pembinaan kepada transmigran selanjutnya sudah sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah setempat (Penerima).

HAK DAN KEWAJIBAN TRANSMIGRAN
  1. Setiap Keluarga Transmigran akan mendapatkan haknya berupa:
  • Rumah dan pekarangan
  • Jaminan hidup tiap bulan selama 1 (satu) tahun
  • Bantuan peralatan pertanian, alat dapur, sandang, bibit-bbitan dan lain-lain
  • JaminanKesehatan
  • Sarana Air Bersih
  • Lahan Usaha I dan II
  • Pembinaan
  1. Sarana /Fasilitas Umum
      Setiap transmigran berhak menggunakan sarana/fasilitas umum seperti:
  • Balai Desa
  • Tempat Ibadah
  • Balai Kesehatan
  • Sekolah dasar
  • Dan Fasilitas lain yang ada dilokasi
  1. Kewajiban Transmigrasi
  • Para transmigran wajib memelihara segala sarana dan fasilitas umum yang ada dilokasi
  • Para transmigran wajib menggalang rasa persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi.